Mendesak Kadis Kesehatan Asia Hasyim Evaluasi Kinerja Kapus Kayoa, Hak Pegawai Diduga Belum Dibayarkan

Minggu, 27 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Goresanmalut.com — Kepala Puskesmas Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Fahrudin Saptu, diduga belum menyelesaikan pembayaran sejumlah hak pegawai yang bersumber dari jasa pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2025. Selain itu, realisasi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2026 juga disebut belum terealisasi bagi pihak yang berhak menerima.

Informasi tersebut dihimpun media ini berdasarkan hasil investigasi serta keterangan salah satu pegawai Puskesmas Kayoa yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurut keterangan pegawai tersebut, jasa pelayanan JKN selama dua bulan pada tahun 2025 hingga kini disebut belum dibayarkan kepada pihak yang berhak menerimanya.

Tidak hanya itu, pegawai tersebut juga menyebut Dana BOK tahun 2026 hingga saat ini belum direalisasikan bagi pihak yang semestinya menerima atau memanfaatkannya sesuai peruntukan.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan terkait pengelolaan dan penggunaan anggaran di Puskesmas Kayoa. Apalagi, anggaran JKN dan BOK merupakan dana yang penggunaannya harus sesuai dengan ketentuan serta diperuntukkan bagi kebutuhan pelayanan dan pihak-pihak yang berhak.

“Ini harus serius ditelusuri karena menyangkut uang negara. Di dalamnya juga ada hak kami sebagai pegawai. Kami merasa dirugikan,” ujar sumber tersebut.

Ia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan tidak hanya menjadikan laporan administrasi sebagai dasar pemeriksaan, tetapi juga melakukan penelusuran langsung ke Puskesmas Kayoa.

Menurutnya, pemeriksaan langsung diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara laporan administrasi, penggunaan anggaran, serta kondisi dan realisasi di lapangan.

“Dinas Kesehatan perlu melihat kasus ini jangan sebatas laporan di atas kertas saja, tetapi perlu penelusuran sampai ke Puskesmas langsung. Supaya bisa dibuktikan apakah laporan di atas kertas sesuai dengan bukti dan kondisi di lapangan atau tidak. Ini bukan kami menggurui, tetapi demi transparansi kepada publik,” katanya.

Baca Juga:  Antrean Panjang Terjadi di Pertashop Waybulen, Warga Keluhkan Keterbatasan Stok BBM

Atas persoalan tersebut, sumber tersebut juga mendesak Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Asia Hasyim, SKM.,M.,Kes untuk mengevaluasi kinerja Kepala Puskesmas Kayoa, Fahrudin Saptu, apabila dalam pemeriksaan nantinya terbukti terdapat persoalan dalam pengelolaan atau penggunaan anggaran JKN dan BOK sebagaimana yang dimaksud.

“Kalau memang terbukti ada penggunaan anggaran JKN dan BOK yang tidak sesuai peruntukan, kami mendesak Kadis Kesehatan Asia Hasim untuk mengevaluasi kinerja Kapus Kayoa,” ujarnya.

Namun, dugaan tersebut masih memerlukan penelusuran dan klarifikasi dari pihak terkait untuk memastikan kondisi sebenarnya, termasuk mengenai status pembayaran jasa pelayanan JKN tahun 2025 serta realisasi Dana BOK tahun 2026.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Puskesmas Kayoa Fahrudin Saptu masih dalam upaya konfirmasi oleh media ini guna memperoleh penjelasan dan hak jawab terkait dugaan tunggakan pembayaran jasa pelayanan JKN tahun 2025 serta realisasi dan penggunaan Dana BOK tahun 2026.

Media ini tetap membuka ruang bagi Kepala Puskesmas Kayoa maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan atas informasi tersebut.

//As

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda, Laskar Muda IKB Makayoa Halsel Soroti Ancaman Karhutla dan ketahanan pangan 
Kapolsek Bacan Barat Ibda Fachry ZB, SH, Imbau Warga Lindungi Diri, dan Cegah Dampak kabut Asap Karhutla 
Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI
Karhutla Hantam Perkebunan Rakyat BARAH Tuntut Kompensasi Dan Bantuan untuk Petani Halsel
Pengurus PWI Dilarang Rangkap Jabatan Apalagi Menerima Imbalan “Suap”
Kantongi 79 Rekomendasi, Mansyur Abdul Fatah “Bravo Culen” Dipastikan Pimpin IKB-Makayoa Halsel
IKB Makayoa Siapkan Tiga Agenda Pelantikan, Halsel Jadi Tuan Rumah
Pembayaran Sisa Lahan Puskesmas Harus Jatuh kepada Pemilik Sah Berbekal Surat Jual Beli

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:35

Peringati Sumpah Pemuda, Laskar Muda IKB Makayoa Halsel Soroti Ancaman Karhutla dan ketahanan pangan 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:11

Kapolsek Bacan Barat Ibda Fachry ZB, SH, Imbau Warga Lindungi Diri, dan Cegah Dampak kabut Asap Karhutla 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:40

Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:28

Pengurus PWI Dilarang Rangkap Jabatan Apalagi Menerima Imbalan “Suap”

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:22

Kantongi 79 Rekomendasi, Mansyur Abdul Fatah “Bravo Culen” Dipastikan Pimpin IKB-Makayoa Halsel

Berita Terbaru