HALSEL, GoresanMalut .com – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Laskar Muda Ikatan Keluarga Besar (IKB) Makayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, menggelar dialog kepemudaan dengan mengangkat isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta perubahan iklim yang mengancam ketahanan pangan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (29/10/2026) di Cafe Uncele, Desa Mandaong Pante, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Dialog ini dihadiri oleh pengurus organisasi, kalangan pemuda dan pelajar, serta sejumlah narasumber.
Narasumber yang hadir di antaranya perwakilan Polres Halmahera Selatan, Ibu Astuti , perwakilan dari Advokat Bambang Joesangaji, S.H., Ketua DPD KNPI, Halmahera Selatan Sefnas Tagaku, serta Ketua Umum IKB Makayoa Halsel, H. Husen Said.

Kegiatan dialog dibuka secara langsung oleh Ketua Umum IKB Makayoa Halsel, H. Husen Said. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Laskar Muda IKB Makayoa atas inisiatif dan semangat dalam menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan generasi muda tersebut.
“Perlu di Apresiasi Laskar Muda IKB Makayoa Halsel atas terlaksananya kegiatan dialog ini. Semangat dan perjuangan para pemuda dalam menyukseskan kegiatan ini patut diapresiasi,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan dialog kepemudaan merupakan salah satu ruang penting untuk membangun kebersamaan, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap berbagai persoalan yang dihadapi daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar Sumpah Pemuda yang dipimpin langsung oleh Ketua Laskar Muda IKB Makayoa Halsel, Muhklas Adam.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan pembacaan puisi oleh salah seorang siswi SMA Insan Kamel Halmahera Selatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan dialog kepemudaan yang mengusung tema “Bersatu Membangun Daerah, Pemuda Jadi Harapan.”
Dalam dialog tersebut, peserta membahas persoalan karhutla dan perubahan iklim serta dampaknya terhadap ketahanan pangan. Isu ini menjadi perhatian karena kebakaran hutan dan lahan serta perubahan kondisi iklim dapat memengaruhi aktivitas pertanian, produktivitas tanaman, dan keberlangsungan sumber penghidupan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap dampak perubahan iklim, serta mengambil bagian dalam upaya menjaga ketahanan pangan di Halmahera Selatan.
Peringatan Sumpah Pemuda ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan mendorong keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah. Pemuda tidak hanya diharapkan menjadi penerus bangsa, tetapi juga mampu berperan aktif dalam merespons persoalan sosial dan lingkungan di tengah masyarakat.
Kegiatan dialog berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui kegiatan ini, Laskar Muda IKB Makayoa Halsel diharapkan terus menjadi wadah bagi pemuda untuk bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan membangun komitmen bersama demi kemajuan daerah.// Ru














