Bona Paputungan Rilis “Prabowo Harapan Rakyat” Siapkan Delapan Lagu untuk Presiden ke-8 RI

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Goresanmalut.com_Musisi sosial kontrol Bona Paputungan, yang dikenal luas melalui lagu fenomenal “Andai Aku Jadi Gayus Tambunan”, kembali menghadirkan karya musik bernuansa sosial dan kebangsaan.

Pada 1 September 2026, Bona Paputungan resmi merilis lagu “Prabowo Harapan Rakyat” di berbagai platform digital. Lagu ini diciptakan oleh Bona Paputungan bersama Abdullah Badawi, dengan aransemen musik dari maestro biola Indonesia Hendri Lamiri, yang juga dikenal sebagai salah satu pentolan Arawana Band.

Kolaborasi Bona Paputungan dengan Hendri Lamiri menjadi salah satu kekuatan utama dalam karya terbaru tersebut. Sentuhan permainan biola sang maestro memberikan nuansa emosional sekaligus semangat perjuangan yang kuat.

“Lagu ini adalah suara hati saya sebagai musisi sosial kontrol. Saya ingin menyampaikan harapan rakyat kepada Bapak Prabowo Subianto agar Indonesia ke depan semakin baik, masyarakat semakin sejahtera, korupsi dapat diberantas dan tidak ada lagi ketimpangan,” ujar Bona.

Delapan Lagu untuk Presiden ke-8

“Prabowo Harapan Rakyat” menjadi bagian dari rencana Bona Paputungan menyiapkan sebuah mini album yang terdiri dari delapan lagu yang bertemakan Prabowo Subianto.

Pemilihan angka delapan memiliki makna tersendiri. Bona ingin menjadikan delapan lagu tersebut sebagai simbol karena Prabowo Subianto merupakan Presiden ke-8 Republik Indonesia.

“Kenapa delapan lagu? Karena Bapak Prabowo adalah Presiden ke-8 Republik Indonesia. Jadi delapan lagu ini menjadi simbol harapan dan doa kami untuk Indonesia,” kata Bona.

Menurut Bona, karya tersebut bukan sekadar bentuk dukungan, tetapi juga merupakan cara seorang musisi menyampaikan suara masyarakat melalui musik.

Ada Orasi Aktivis Jaidin Arsat

Hal menarik lainnya, lagu “Prabowo Harapan Rakyat” turut menghadirkan orasi dari Jaidin Arsat, seorang aktivis yang dikenal di kalangan pergerakan mahasiswa dan aktivis Indonesia.

Jaidin selama ini dikenal aktif menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Di sisi lain, ia juga memiliki pengalaman dalam gerakan relawan pada Pilpres 2024 dan terlibat dalam pengorganisasian relawan pendukung Prabowo-Gibran.

Baca Juga:  Material U-Ditch Proyek DI Kumisik Tak Beridentitas, FMPP Minta Transparansi Dokumen Pengiriman

Dalam proses penggarapan lagu ini, Jaidin Arsat turut memberikan dukungan kepada Bona Paputungan. Dukungan tersebut termasuk membantu proses produksi dan rekaman melalui dukungan dari rekan-rekan aktivis yang berada di lingkarannya.

Bagi Bona, dukungan tersebut menjadi bukti bahwa karya musik dapat lahir dari semangat kebersamaan, meskipun prosesnya dilakukan secara mandiri.

Pertemuan dengan Prabowo Sejak 2012

Bona Paputungan memiliki cerita panjang dengan Prabowo Subianto. Ia pernah bertemu langsung dengan Prabowo pada 2012, dalam kegiatan Deklarasi GRIP Indonesia Bersih di Lapangan Benteng, Medan.

Momentum tersebut menjadi salah satu kenangan penting bagi Bona dalam perjalanan hidup dan bermusiknya.

Pada kegiatan yang sama, Bona juga pertama kali berkenalan dengan Abdul Haris Bobihoe, yang saat itu terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai pembawa acara.

Hubungan baik itu terus terjaga hingga kini. Bona menyebut hubungan persahabatannya dengan Abdul Haris Bobihoe telah berlangsung sekitar 15 tahun.

Saat ini Abdul Haris Bobihoe menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bekasi. Bona menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan terhadap perjalanan dan karya-karyanya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Abdul Haris Bobihoe yang selama ini selalu memberikan support terhadap karya-karya saya. Terima kasih juga kepada semua sahabat dan rekan-rekan yang telah membantu perjuangan ini,” ujar Bona.

Lima Tahun Mendapat Dukungan Syafrin Liputo

Bona juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Syafrin Liputo, yang menurutnya telah memberikan dukungan dan perhatian selama kurang lebih lima tahun perjalanan Bona di Jakarta.

Bona mengenal Syafrin Liputo sejak beliau menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, hingga kini dipercaya sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Terima kasih banyak kepada Kak Syafrin Liputo. Selama kurang lebih lima tahun di Jakarta, dari beliau masih menjabat Kadishub DKI Jakarta sampai sekarang menjadi Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, beliau banyak membantu dan memberikan perhatian kepada saya. Bagi saya, kebaikan dan dukungan itu tidak akan pernah saya lupakan,” ujar Bona.

Baca Juga:  SK Bupati Buru Terkait Masyarakat Hukum Adat Tanpa PERDA Dinilai Bertentangan Secara Hirarki Perundang Undangan

Apresiasi untuk Abraham Mose

Bona juga menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Bapak Abraham Mose, yang menurutnya telah banyak membantu dan memberikan dukungan dalam perjalanan serta proses kreatifnya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Abraham Mose yang selama ini banyak membantu dan memberikan dukungan kepada saya. Semoga segala kebaikan beliau mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” ujar Bona.

Bona mengatakan bahwa masih banyak sahabat dan rekan yang telah memberikan dukungan dalam perjalanan karyanya. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Apresiasi untuk Gorontalo

Bona Paputungan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh rekan dan sahabatnya di Gorontalo yang selama ini terus memberikan dukungan.

Secara khusus, ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo yang terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat. Bona juga mengapresiasi Gubernur Gorontalo yang menurutnya telah menunjukkan perhatian luar biasa melalui kegiatan yang menghadirkan Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo pada Juni lalu bersama sejumlah kepala daerah.

“Terima kasih kepada seluruh sahabat saya di Gorontalo dan khususnya Pemerintah Provinsi Gorontalo. Semoga komunikasi yang baik dengan Bapak Presiden Prabowo dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Gorontalo,” tutur Bona.

Karya yang Lahir dari Perjuangan

“Prabowo Harapan Rakyat” bukanlah karya pertama Bona yang membawa pesan sosial dan kebangsaan.

Sebelumnya, Bona telah melahirkan sejumlah karya, di antaranya “Koruptor Susah Tidur” dan “MBG Untuk Indonesia Makmur”, yang menjadi bagian dari perjalanan musiknya dalam menyuarakan persoalan masyarakat dan harapan terhadap Indonesia.

Dalam proses kreatifnya, Bona juga mendapat dukungan dari sejumlah sahabat dan rekan musisi, termasuk Abdullah Badawi, yang merupakan rekan dekat sekaligus gitaris Bona Paputungan.

Baca Juga:  Massa Aksi KP2R Halmahera Selatan Desak Percepatan Legalisasi Tambang Rakyat

Bona menegaskan bahwa proses penggarapan “Prabowo Harapan Rakyat” dilakukan dengan penuh perjuangan dan semangat, meskipun tidak mendapatkan dukungan besar dari pihak mana pun.

“Ini adalah suara hati saya sebagai musisi sosial kontrol. Saya ingin terus berkarya dan menyampaikan apa yang menjadi harapan rakyat melalui musik,” kata Bona.

Berharap Didengar Prabowo

Dengan nada bercanda, Bona menyampaikan satu harapan yang cukup sederhana.

“Sambil tertawa saya bilang, semoga lagu ini bisa didengar oleh Bapak Prabowo. Syukur-syukur saya diundang beliau untuk tampil di kegiatan-kegiatan beliau. Saya siap menghibur sekaligus menyampaikan pesan tentang perjuangan untuk menjadikan Indonesia dan rakyat Indonesia semakin sejahtera,” ujar Bona.

Bagi Bona, kesempatan tersebut bukan semata-mata tentang tampil di hadapan seorang Presiden. Ia berharap musik dapat menjadi ruang untuk menyampaikan pesan kebangsaan, harapan, kritik, doa, dan semangat perjuangan untuk Indonesia.

Lagu “Prabowo Harapan Rakyat” kini telah dirilis di berbagai platform digital dan dapat dinikmati masyarakat luas, khususnya generasi muda dan generasi milenial melalui berbagai layanan musik digital seperti Spotify, YouTube Music, TikTok Music, YouTube, serta platform lainnya.

Bagi Bona Paputungan, karya ini merupakan kelanjutan dari perjalanan panjangnya sebagai musisi sosial kontrol—seorang musisi yang memilih menggunakan musik sebagai media untuk berbicara tentang rakyat, bangsa dan masa depan Indonesia.

“Prabowo Harapan Rakyat” menjadi langkah awal dari rangkaian delapan karya yang dipersiapkan Bona Paputungan sebagai simbol harapan dan doa kepada Presiden ke-8 Republik Indonesia untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik dan rakyat yang semakin sejahtera.

Red : Arianto biludi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda, Laskar Muda IKB Makayoa Halsel Soroti Ancaman Karhutla dan ketahanan pangan 
Kapolsek Bacan Barat Ibda Fachry ZB, SH, Imbau Warga Lindungi Diri, dan Cegah Dampak kabut Asap Karhutla 
Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI
Karhutla Hantam Perkebunan Rakyat BARAH Tuntut Kompensasi Dan Bantuan untuk Petani Halsel
Stop Press Pengumuman Resmi 
Peringati HUT ke 62, Golkar Ziarah di TMP Kalibata, Putri Nabila Damayanti, SH Hadir Bersama DPP AMPG
Pengurus PWI Dilarang Rangkap Jabatan Apalagi Menerima Imbalan “Suap”
Kantongi 79 Rekomendasi, Mansyur Abdul Fatah “Bravo Culen” Dipastikan Pimpin IKB-Makayoa Halsel

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:35

Peringati Sumpah Pemuda, Laskar Muda IKB Makayoa Halsel Soroti Ancaman Karhutla dan ketahanan pangan 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:11

Kapolsek Bacan Barat Ibda Fachry ZB, SH, Imbau Warga Lindungi Diri, dan Cegah Dampak kabut Asap Karhutla 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:40

Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:49

Stop Press Pengumuman Resmi 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:29

Peringati HUT ke 62, Golkar Ziarah di TMP Kalibata, Putri Nabila Damayanti, SH Hadir Bersama DPP AMPG

Berita Terbaru