Oleh : Nestapa Michele
Halmahera Tengah, Goresanmalut.com –20 Agustus 2026. Minchel salah satu pegiat media sosial Facebook yang aktif dalam berbagai aktivitas yang dilakukan ibu Sherly Gubernur provinsi Maluku Utara.
Michele mengatakan Sherly Tjoanda Laos menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang menempatkan interaksi langsung dengan masyarakat sebagai salah satu cara untuk memahami persoalan pembangunan. Dalam berbagai kunjungan lapangan, ia tidak hanya menghadiri kegiatan seremonial, tetapi juga berdialog dengan warga dan mendengar kebutuhan yang mereka hadapi.
Salah satu contohnya terjadi ketika Sherly mengunjungi kawasan nelayan di Halmahera Selatan. Ia mendengar langsung persoalan keterbatasan alat tangkap, akses BBM bersubsidi, hingga penurunan harga ikan. Pemerintah Provinsi Maluku Utara kemudian menyatakan menyiapkan anggaran lebih dari Rp9 miliar untuk penguatan sektor perikanan Halmahera Selatan pada 2025. Ujar Michel.
Selanjutnya, Pendekatan serupa terlihat ketika ia mengunjungi Pasar Galala di Sofifi. Pedagang dan pembeli menyampaikan keluhan mengenai kondisi pasar yang becek dan belum tertata. Sherly merespons dengan menyampaikan rencana perbaikan jalan dan penataan bangunan pasar.
Ia juga pernah menggunakan pendekatan “belanja masalah”, dengan membuka ruang bagi masyarakat melaporkan kerusakan jalan dan jembatan melalui formulir daring. Lebih dari 200 laporan dari 10 kabupaten/kota kemudian dikumpulkan dan diverifikasi oleh Dinas PUPR Maluku Utara.
Dengan demikian, turun ke lapangan dapat menjadi mekanisme penting untuk memperoleh informasi langsung mengenai kondisi masyarakat. **Bukan sekadar hadir untuk terlihat, tetapi hadir untuk mendengar, memetakan persoalan, menentukan prioritas, dan menghubungkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah.** Tutup Michele
Penulis : Titus














